Masa Tugas dan Tanggung Jawab KPPS

Jelajahi peran, masa tugas, dan tanggung jawab KPPS dalam memastikan pemilu berjalan adil dan transparan. Simak Ulasannya!

Jelajahi peran, masa tugas, dan tanggung jawab KPPS dalam memastikan pemilu berjalan adil dan transparan. Simak Ulasannya!

JualPlakat.com – Pemungutan suara yang telah berlangsung pada Rabu, 14 Februari 2024, menandai salah satu momen krusial dalam demokrasi Indonesia. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memiliki peran penting dalam menyukseskan proses demokrasi ini. Dengan anggota yang terdiri dari tujuh orang warga masyarakat di sekitar Tempat Pemungutan Suara (TPS), KPPS dibentuk untuk memastikan pemungutan dan penghitungan suara berjalan dengan lancar, adil, dan transparan.

Peran dan Fungsi Anggota KPPS

Setiap anggota KPPS memiliki tugas yang spesifik, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan hari H pemungutan suara.

  • KPPS 1 (Ketua KPPS): Memastikan pemanggilan pemilih terdaftar, penandatanganan dan penyerahan surat suara.
  • KPPS 2: Bertanggung jawab atas persiapan dan pengawasan surat suara, serta menentukan keabsahan surat suara.
  • KPPS 3: Fokus pada pencatatan jumlah pemilih, surat suara, dan hasil perhitungan suara.
  • KPPS 4: Mencatat hasil penelitian terhadap surat suara yang diumumkan oleh Ketua KPPS.
  • KPPS 5: Mengarahkan pemilih ke bilik suara dan membantu pemilih disabilitas.
  • KPPS 6: Menjaga kotak suara dan memastikan surat suara dimasukkan dengan benar.
  • KPPS 7: Bertugas di meja tinta, memastikan pemilih mencelupkan jari tanpa menghapus tinta.

Masa Kerja dan Pembubaran KPPS

KPPS Pemilu 2024 bekerja mulai dari 25 Januari hingga 25 Februari 2024. Berdasarkan Pasal 27 PKPU Nomor 8 Tahun 2022, KPPS dibentuk paling lambat 14 hari sebelum pelaksanaan pemilu dan dibubarkan satu bulan setelah pemilu. Namun, masa kerja ini dapat diperpanjang jika terdapat kebutuhan untuk pemungutan suara ulang atau pemilu susulan.

Kesiapan dan dedikasi anggota KPPS menjadi kunci suksesnya pemungutan suara. Setiap anggota harus memahami tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, serta memiliki komitmen untuk menjaga integritas proses pemilu. Pelatihan dan pembekalan menjadi bagian penting dari persiapan anggota KPPS, memastikan mereka siap menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama pemilu.

Transparansi dan Akuntabilitas dalam Proses Pemilu

Transparansi dan akuntabilitas merupakan dua pilar penting dalam proses pemilu. KPPS berperan vital dalam memastikan kedua aspek ini terjaga. Dengan melaksanakan tugasnya secara terbuka dan bertanggung jawab, KPPS membantu membangun kepercayaan publik terhadap proses pemilu. Pengawasan dari berbagai pihak, termasuk pengamat pemilu dan masyarakat umum, menjadi faktor pendukung yang menjamin transparansi dan akuntabilitas proses pemilu.

Penggunaan Teknologi dalam Pemilu

Penerapan teknologi dalam proses pemilu, termasuk dalam tugas KPPS, menjadi aspek penting untuk meningkatkan efisiensi dan keakuratan pemungutan serta penghitungan suara. Dari penggunaan aplikasi untuk pencatatan hasil pemilu hingga sistem informasi untuk pemantauan proses pemilu, teknologi membantu meminimalisir kesalahan manusia dan mempercepat proses penghitungan suara.

KPPS memiliki peran yang tidak tergantikan dalam menjamin kelancaran dan keadilan pemilu. Dengan kerja keras, dedikasi, serta komitmen terhadap integritas, anggota KPPS berkontribusi pada terwujudnya pemilu yang demokratis. Proses pemilu yang transparan dan akuntabil merupakan pondasi bagi demokrasi yang sehat, dan KPPS adalah salah satu pilar utama yang menopang pondasi tersebut.

Sumber : pemilu.tempo.co

About The Author